.:: Its My Life ::.
Lontaran kata, larian pena seiring dengan luahan hati yang sukar untuk dimengerti.

Wajarkah saya?

8:38 AM
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani..

Akhir-akhir nie mama selalu buat saya confuse..huhu~ Wajarkah saya menyukai mereka? Betol ke firasat mama? Tapi tuhan saya meletakkan segala-galanya di tanganMu. Secara ikhlas saya lebih sayangkan persahabatan daripada percintaan. Tapi sampai bila? Alar...saya pun masih muda. Masih banyak lagi perkara yang perlu saya terokai sebelum menjejak kaki ke alam percintaan dan gerbang perkahwinan. Sebenarnya jauh disudut hati saya, saya masih lagi belum bersedia nak menghadapi mana-mana kemungkinan kegagalan yang bakal saya hadapi. Gagal itu perit. Benar! Saya pernah merasakannya sekali...

Saya kerap kali keliru tentang perkara-perkara sebegini, jadi di akhir episod saya masih tergantung dan tidak bertemu jawapan. Aduhai tuhan..mana pengakhirannya dalam perjalanan ini? Cinta kadang-kadang juga leceh nak layan..saya kerap kali terasa seperti begini bila dah putus :

(1) Membazir betol duit aku kat mamat tueh..
(2) Membazir skill memasak aku jerk..
(3) Membazir masa aku tol..

Kenapa saya tidak fikir... :

(1) Bagus gak aku kenal mamat macam nie..ada gak memori manis
(2) Terubat gak hati aku kadang-kadang bila ada pakwe..atleast tak keseorang
(3) Memori terindah bila dengan dia.. sekejap pun tak pe lah..!!

Huhuhu~ Mungkin hati belum lagi 'firm' dan 'confirm'.. Tapi lately nieh sudah ada seseorang yang mencuri perhatian saya. Tapi dia belum mampu lagi menggetarkan hati saya. Tapi secara jujur saya suka kan dia. Adakah ini keinginan untuk "Sekadar untuk memiliki" ataupun keinginan untuk "menCINTAi" ?? Tak sangka kisah kami bermula dari sini. Tapi aku berharap sangat dia adalah 'jodoh' aku insyaAllah. Semoga doa mama termakbul, impian mama tercapai dan akhir sekali aku yakin dia insan yang bisa membimbingku kearah keredhaan Tuhan Yang Maha Esa. Kerana ' Jika aku menyintai; cintakanlah aku pada insan yang menyintaiMu tuhan agar bertambah kekuatanku untuk menyintai... ' Ameenn~

:)

footnote: Jika benar dia milikku dekatkanlah hatinya dengan hatiku..
.
Read On 0 comments

Hari ini..

9:32 AM
Dengan Nama Allah Yg Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani...

Hari nie saya pegi masak Mee Hailam..

Kebetulan sebab ada 'orang' nak datang..

Saya pun teringin nak makan Mee Hailam dah lama sgt..

Pandai betol 'orang' tu amek hati saya.

arghh~

tipu belaka semua tue.

atau pun ikhlas?

tuhan je tau...


Tapi saya tau, dia datang malam nie sebab nak amek hati saya.

Awak tau awak dah curi hati saya?

bila awak saya senyap awak pun kata " Masak tau nanti 'abang' nak balik makan..."

erk?!

Terkejut saya..

suruh awak ulang lagi kata-kata awak tue..

hihihi~

" Masak tau nanti 'abang' nak balik makan..."

" Orang tak mau masak lagi..penat jerk masak hari tue tak jadi datang. Masak sendiriiii.... :'( "

Kau mmg pandai amek hati aku kan?

Kau mmg pandai jaga hati mama..

:)



Oh ya, last tuesday tgk wayang ngan Alif.

Jalan-jalan kat City Square..

Makan Donuts J.Co and makan eskem McD..

We both watched Night at The Museum 2..not bad arr..

But i prefer the first one..

Tapi kemunculan 'Jonas Brothers' sebagai cupid membuatkan citer tu sangal comel..

hehehehe~

Love Bug- Jonas Brothers - go listen to it!


Anyway,

Selasa nie saya balik Kelantan dengan Mama & bestfriend saya.

Hopefully it would be an amazing trip for him!

" Kelantan; Here we come!! "

Moga-moga mama cepat dapat transfer nanti. ameen!


Buat 'orang' tue;

" Jika Benar Dia Milikku dekatkanlah hatinya dengan hatiku; Jika dia bukan milikku damaikanlah hatiku dengan ketentuanMu "


[yakeshi : saya dah ada broadband paling laju, so dah tak payah nak sorok ape-ape ye dari saya. ]

Read On 0 comments

Dua entry~

6:55 PM
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani...

Hari ini genap umur saya 21 tahun. Bak kata orang saya dah dapat kunci kehidupan. Sudah boleh mengundi, sudah boleh jadi CIMB Wealth Advisor, sudah boleh menikah...hahhaahaha~ ( awal nya?? :P )

Dalam masa beberapa bulan ini terlalu banyak perkar yang saya pelajari berkaitan permainan duniawi. Almaklumlah sebelum ini masih berperangai kebudak-budakkan tapi Alhamdulillah segala dugaan yang tuhan berikan tidak sia-sia kerana Tuhan inginkan saya dan adik-adik mempelajari tentang kehidupan 'manusia'. Bila sentiasa di 'zon selesa' maka kita tidakpernah bisa mempelajari sesuatu yang berharga. Jika kita menganggap dugaan yang diturunkan positif, maka positiflah ia ; jika kita menganggapnya negatif maka negatiflah ia. Itulah hukum karma atau itulah Law of Attractions. Seharusnya tinkat motivasi dalam diri kita perlu tinggi agar kita dapat membebaskan cas-cas positif di sekeliling supaya hidup kita juga lebih positif. :)

Sebenarnya, post kali ini saya tulis di Blogspot.com kerana saya telah menjumpai layout/ design yang sangat lawa ( simple+elegent ). Saya masih lagi aktif di wordpress sebab saya sayang sangat nak tinggalkan Wordpress. Hampir 3 tahun saya berblogging di wordpress. Malangnya wordpress tidak dibenarkan mengubah layout ( hanya boleh menggunakan layout-layout yang telah disediakan ) dan jika saya ingin menggunakan layout laen, saya perlu subscribe selama setahun dengan harga USD 15.00. Hurrmmm...itu kekurangan wordpress, tapi dari sudut dashboard / administration ; wordpress lagi teratur dan nampak professional. Anyway, saya akan post mane-mane entry di kedua-dua blog saya. :D

Oh ye, sempena hari jadi saya yang 21 nie saya rase saya sangat dekat dengan Mama. Mungkin selama nie kehidupan saya banyak dihabiskan di asrama penuh (huhuhu~ kekurangan masuk SBP :( ) so saya tidak berkesempatan mengenali siapa diri ibu saya yang sebenar. Alhamdulillah tuhan, terima kasih atas segalanya. Terima kasih juga buat insan-insan yang sentiasa dekat dengan saya ; Kak Star, Alif, Jaja, Zarina, dll saya sangat menghargai kasih sayang dan persahabatan ini. Terima kasih kerana ikhlas menerima saya seadanya. Saya sayang korang.

[ yakeshi : Pinggang saya sakit.. :( ]


Read On 0 comments

Sajak "Guru Oh Guru"

9:44 PM
BERBURU ke padang datar
Dapat rusa belang kaki
Berguru kepala ajar
Ibarat bunga kembang tak jadi

Dialah pemberi paling setia
Tiap akar ilmu miliknya
Pelita dan lampu segala
Untuk manusia sebelum jadi dewasa.
Dialah ibu dialah bapa juga sahabat
Alur kesetiaan mengalirkan nasihat
Pemimpin yang ditauliahkan segala umat
Seribu tahun katanya menjadi hikmat.

Jika hari ini seorang Perdana Menteri berkuasa
Jika hari ini seorang Raja menaiki takhta
Jika hari ini seorang Presiden sebuah negara
Jika hari ini seorang ulama yang mulia
Jika hari ini seorang PEGUAM menang bicara
Jika hari ini seorang penulis terkemuka
Jika hari ini siapa sahaja menjadi dewasa;
Sejarahnya dimulakan oleh seorang guru biasa
Dengan lembut sabarnya mengajar tulis-baca.

Di mana-mana dia berdiri di muka muridnya
Di sebuah sekolah mewah di Ibu Kota
Di bangunan tua sekolah Hulu Terengganu
Dia adalah guru mewakili seribu buku;
Semakin terpencil duduknya di ceruk desa
Semakin bererti tugasnya kepada negara.
Jadilah apa pun pada akhir kehidupanmu,
guruku
Budi yang diapungkan di dulangi ilmu
Panggilan keramat "cikgu" kekal terpahat
Menjadi kenangan ke akhir hayat.

nukilan
USMAN AWANG 1979

[yakeshi : Didedikasikan kepada semua guru-guruku yang bernah mendidik diri ini dan semua pendidik di dunia. Selamat Hari Guru]
Read On 0 comments

Movie Review - Angles & Demons

9:41 PM
Pukul 2.00pm sampai Persada Johor, Johor Bahru. Mama ada conference Maybank dekat sane. Hampir empat jam. Kemana saya mau pergi? Cari teman 'dating'? Siapa ye? Akhirnya, melangkah ke panggung wayang seorang diri di City Square. Rugi tak telefon Alif, rupenya dia dah sampai JB. Kalau tak bisa teman saya...




Synopsis :

The plot follows Harvard symbologist Robert Langdon, as he tries to stop what seems to be the Illuminati, a legendary secret society, from destroying Vatican City with the newly-discovered power of antimatter.

CERN director Maximilian Kohler discovers one of the facility's most respected physicists, Leonardo Vetra, murdered in his own secured, private quarter at the facility. His chest is branded with a symbol—an ambigram of the word "Illuminati"—and his eye is dislodged. Instead of calling the police, Kohler researches the topic on the Internet and finally gains contact with Langdon, an expert on the Illuminati. Kohler requests his assistance in uncovering the murderer.

What Langdon finds at the murder scene frightens him: the symbol appears to be authentic, and the legendary secret society, long thought to be defunct, seems to have resurfaced. Kohler calls Vetra's adopted daughter Vittoria to the scene, and it is later revealed that the Illuminati have also stolen a canister containing a quarter of a gram of antimatter—an extremely dangerous substance with destructive potential comparable to a small nuclear weapon, a potential unleashed upon contact with any form of normal matter. When charged with electricity at CERN, the canister's magnetic field controls the drop of antimatter to float suspended in a high vacuum, ensuring safety; but when it was taken away from its electricity supply, it automatically switched to its back-up battery, which will only power it for 24 hours. The horrible truth is that the Illuminati have put the stolen canister somewhere in Vatican City, with a security camera in front of it as its digital clock counts down to the explosion.

Langdon and Vittoria make their way to Vatican City, where the pope has recently died, and the papal conclave has convened to elect the new pontiff. Cardinal Mortati, host of the election, discovers that the four Preferiti, cardinals who are considered to be the most likely candidates in the election, are missing. After they arrive, Langdon and Vittoria begin searching for the Preferiti in hopes that they will also find the antimatter canister in the process. Their search is assisted by Camerlengo Carlo Ventresca (the late pope's closest aide) and the Vatican's Swiss Guard, including Commander Olivetti, Captain Rocher, and Lieutenant Chartrand.

Convinced that the Illuminati are in some way responsible for the disappearance of the Preferiti, Langdon attempts to retrace the steps of the so-called "Path of Illumination", an ancient and elaborate process once used by the Illuminati as a means of induction of new members; prospective candidates for the order were required to follow a series of subtle clues left in various landmarks in and around Rome. If the candidate followed the clues properly, he would be able to locate the secret meeting place of the Illuminati and be granted membership in the order. Using his extensive knowledge of religious and occult history, Langdon sets off on the Path of Illumination in hopes of uncovering clues as to the disappearance of the Preferiti and the location of the antimatter canister.The Path leads Langdon to four major locations in Rome (Vatican City is within the city of Rome), each associated with what the Illuminati believed to be the four primordial elements of all things in existence: Earth, Air, Fire, and Water. Upon arriving at each location, Langdon finds one of the Preferiti murdered in a fashion appropriate to the location's respective element: The first cardinal was branded with an Earth ambigram, had soil forced down his throat and was buried (Earth); the second was branded with an Air ambigram and had his lungs punctured (Air); the third was branded with a Fire ambigram and was burned alive (Fire); and the fourth was branded with a Water ambigram and was chained and left to drown at the bottom of a large fountain (Water).After finding the bodies of the first two Preferiti (Earth and Air), Langdon hurries to the Santa Maria della Vittoria Basilica and finds the Preferiti's abductor in the act of setting the cardinal on fire. The kidnapper, who is also responsible for Leonardo Vetra's murder and the theft of the antimatter canister, is an unnamed Hassassin who is working under the orders of the Illuminati master "Janus", whose true identity is unknown. Commander Olivetti dies and Langdon is nearly killed himself in this encounter with the Hassassin, who manages to kidnap Vittoria. Langdon manages to escape and meets the Hassassin yet again at the final element's landmark (Water), but is unable to save the fourth cardinal.Langdon nevertheless attempts to complete the Path of Illumination in order to find the Hassassin and rescue Vittoria. His search leads him to an abandoned castle-like structure with an underground tunnel leading directly into the pope's chambers in the Vatican. Langdon frees Vittoria, and together they send the Hassassin falling several hundred feet to his death. The two hurry back to St. Peter's Basilica, where they find that Kohler has arrived to confront the camerlengo in private. Langdon and Vittoria fear that Kohler is Janus, and that he has come to murder the camerlengo as the final step in his plot against the Church. Hearing the camerlengo scream in agony, the Swiss Guards burst into the room and open fire on Kohler. Just before he dies, Kohler gives Langdon a videotape that he claims will explain everything.

With time on the canister running out, the Swiss Guard begins to evacuate the Basilica. As he is exiting the church, the camerlengo apparently goes into a trance and rushes back into the Basilica, claiming that he has received a vision from God revealing the location of the antimatter canister. With Langdon and a few others in pursuit, the camerlengo ventures deep into the catacombs beneath the Basilica and finds the canister sitting atop the tomb of Saint Peter. Langdon and the camerlengo retrieve the antimatter and get in a helicopter with only five minutes to spare. The camerlengo manages to parachute safely onto the roof of St. Peter's just as the canister explodes harmlessly in the sky. Langdon's fate is not immediately known, as there was not a second parachute on board the helicopter. The crowd in St. Peter's Square look in awe as the camerlengo stands triumphantly before them. Because of this "miracle", the papal conclave debate whether exception should be made to elect the camerlengo as the new Pope. Robert Langdon survived the explosion by using a window cover from the chopper as a parachute and landed in the Tiber River near Tiber Island, which is famous for its reputation as an island blessed with miracles of healing. He is hurt, but not seriously.

Langdon returns to St. Peter's and views Kohler's tape with the College of Cardinals. Langdon, Vittoria, and the cardinals confront the camerlengo in the Sistine Chapel, where the truth is finally revealed. Shortly before the events of the novel, the pope was scheduled to meet with Leonardo Vetra concerning his research at CERN. Vetra, a devout Catholic, believed that science was capable of establishing a link between Man and God, a belief that was manifested by his research on antimatter. Vetra's beliefs caused great discomfort to the camerlengo, who firmly believed that the Church alone, not science, should dictate the moral creed of the Christian faithful. While discussing Vetra, the pope reveals that his support is due to science having given him a son. Without waiting to hear the explanation (that the child was the result of artificial insemination), and horrified that the pope appeared to have broken his vow of chastity, the camerlengo plots to "rectify" the situation. He poisoned the pope and, under the guise of an Illuminati master (Janus), he recruited the Hassassin, a killer fueled by the same zeal and animus towards the Church as his ancestors during the Crusades, to kill Vetra, steal the antimatter, and kidnap and murder the Preferiti just as the papal conclave was set to convene. The camerlengo planted the antimatter in St. Peter's and feigned his last-minute "vision" from God in order to be seen as a hero and the savior of Christendom by those who witnessed his brave acts. The Illuminati thus had no actual role in any of the novel's events, and its "involvement" was merely a plot engineered by the camerlengo to cover his own plans. As Langdon suspected from the very beginning, the Order of the Illuminati was indeed long extinct.

As one final twist, it is revealed that Camerlengo Ventresca was the birth son of the late pope, conceived through artificial insemination. Suddenly overcome with grief and guilt at having caused so much death, especially that of his own father, Ventresca soaks himself in oil and immolates himself before a crowd of onlookers in St. Peter's Square. The conclave elects Cardinal Mortati as the new pope. In an ironic twist, through a quibble, a loophole in the papal election process known as election by acclamation, two popes were chosen: Ventresca by all the cardinals cheering his name before he lights himself on fire, and Mortati through normal means.

Langdon and Vittoria retire to the Hotel Bernini. Lieutenant Chartrand delivers a letter and package to Langdon from the new pope. The package is the "Illuminati Diamond" brand, which is loaned indefinitely to Langdon.
Read On 0 comments

.Ya Allah.

9:15 PM
"Ya Allah Ya Tuhanku, jika inilah takdir yang kau tentukan buatku aku terima dengan redha. Aku pasrah. Tanamkan aku dengan kesabaran dan percaya dengan janji-janjiMu Tuhan. Berikan aku kekuatan dalam menghadapi masa depan"
Read On 0 comments

Bila Tuhan Berbicara

9:14 PM
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani.

Demi tuhan yang menjadikan makhluk sekalian alam, aku berlindung daripada segala tindakan mazmumah dan mengharapkan terjadinya perilaku mahmudah dalam diri. Segala yang berlaku disebalik cerita pasti mempunyai hikmah tersendiri. Hidup, mati, miskin, kaya, senang, susah...tuhan telah meletakkan suatu takdir bahawasanya Dia akan senantiasa menduga hamba-hambaNya dengan pelbagai dugaan agar hanbaNya tidak sesat dalam mencari perjalanan cinta tuhan. Sekali lagi spekulasi yang bermain difikiran ini sering kali menyalah ertikan maksud tuhan dalam menyayangi hanbaNya.

Anis : Kenapa ending Anis perlu begini Jaja???
Jaja : Entahlah...sabar ye...

Dugaan ape sekali pun tuhan yang kau berikan, aku berjanji aku akan senantiasa meletakkan sepenuh Keredhaan ku, Kepercayaanku dan Keikhlasanku semata-mata hanya untukMu. Aku meletakkan segala takdirku, perjalanan hidupku hanya didalam tanganMu. Aku tahu kau Maha Mengetahui dari segala-galanya. Aku mengharapkan secebis pengharapan daripada segala-gala yang berlaku moga dikemudian hari hidupku lebih tenang dalam mencari erti cintaMu.

.Bila Tuhan Berbicara. Dia akan terus berbicara tanpa melontarkan sebarang ucapan melalui nikmat yang diberikan. Nikmat yang selama ini telah dirasai boleh direntap sekaligus dengan kuasa Dia Yg Esa. Mungkin kita terleka dan tersasar jauh hinggakan kita tidak pernah mensyukuri nikmat dan tidak pernah ingat untuk menadah tangan dan mengungkapkan doa-doa serta puji-pujian terhadapnya. Allah Maha Esa, Dia Maha Berkuasa.

Sekali tersungkur pandanganku kabur, namun azam meneruskan hidup tak pernah luntur. Berikan aku kekuatan tuhan, permudahkan segala urusanku tuhan, sayangi insan-insan yang bakal aku tinggalkan tuhan seperti sayangnya aku pada mereka. Lindungi mereka tuhan dari tercemarnya permainan kotor duniawi. Sesungguhnya hanya Engkau tempatku mengadu nasib.Tuhan, jauhkan segala fitnah yang melanda diriku.Biar mereka berkata, asal hati ini tidak membenci. Sucikan hati ini dari segala noda tuhan.

Ya Allah Ya Tuhanku yang merubah kalbu, tetapkanlah hatiku. Moga sentiasa dalam agamaMu jua taat akan perintahmu.
Read On 0 comments

u p s e t + m a r a h

9:13 PM
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani.



Hari nie...

Saya upset sangat + marah..marah..and marah..

Sebenarnya KECEWA jugak.

Tak tau kenapa?

Mungkin sebab takda orang pedulikan saya? *huh*

Dan mungkinkah sebab hati saya 'kosong'.

Bila bisa diisi?

Ya Tuhan. *hurmmm*



Mama sudah banyak kali menyatakan ( hampir 56++)

" Kalau dia jadi menantu mama, sejuk hati mama "

Erkk??

" Mama nak bina jambatan lah nie.."

Erkk??

Jambatan ape? *saya blurr*

Baru je ngumpat pasal 'dia' ; 'dia' sudah sms saya. =)

Satu je doa saya.

"Jika benar dia milikku dekatkanlah hatinya dengan hatiku, Jika dia bukan milikku damaikanlah hatiku dengan ketentuanMu" *Ameen*



Nak tau kenapa saya marah?

Sebab saya 'BENGANG' ada jugak manusia yang bergurau secara 'BANGANG'.

Peraturan pertama kalau nak mengurat :

(1) Jangan bandingkan perempuan itu dengan bekas kekasih kamu. *dowh!*

Macam mane lah saya nak suke dekat mamat tue.

Takde sense of humour langsung. *giggles*

END
Read On 0 comments

Hari Ini...

9:44 PM
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Menyayangi...

Hari ini saya pun tak tau ape jadi dengan saya. Ada keputusan yang saya lakukan sangat mengejut tapi sebenarnya saya sudah terfikir akannya teramat-amatlah lama sehingga saya sendiri keliru dan jadi buntu. Saya minta maaf buat insan yang terluka akibat perbuatan saya hari ini tapi ini adalah jalan yang terbaik buat kita berdua. Saya tak nak keadaan menjadi semakin teruk dan nanti semakin menyerabutkan kepala otak saya sampai saya nanti akhirnya akan menjadi seorang yang sangat tidak mementingkan lagi nilai sebuah perhubungan ini. Anyway, silap saya sebab ada satu naluri yang lahirnya secara mengejut dan, serta silap dia juga kerana secara tidak langsung memupuk dan melangkaui batas perhubungan yang terbina. Anyway, benda dah berlaku tuhan yang memberikan saya anugerah sebuah 'Perasaan'. Ini jalan pintas, ini jalan mudah. Jalan yang tidak akan menguntungkan mahupun merugikan kedua-dua belah pihak. Ini jalan yang saya pilih.

Hari ini juga saya telah berjaya melakukan sesuatu yang sangat rumit dan sangat leceh bagi saya. Dan Alhamdulillah saya berjaya melakukannya. Bukan ape pun..saya berjaya melakukan E-Filing LHDN (Lembaga Hasil Dalam Negeri) untuk cukai gaji mama. Hahahaha~ Tapi eh, kalau adalah orang-orang LHDN terbace post saya kali ini, saya cume nak minta diperkemaskan dan diperbaiki E-Filing agar urutannya sama dan sebijik macam dalam Borang Manual coz ianya boleh mengelirukan pihak yang pertama kali mengisi E-Filing macam saya. Serius saya dah terkeliru dah tadi. IKUT URUTAN. PENTING! :)

Saje, takde keje nak kongsi pengalaman yang tak berapa menarik dengan pembaca tentang E-filing nie. Mudah dah. Zaman dah moden dah sekarang. Semua maklumat buat melalui internet, dalam rumah, atas bangku sambil makan pun boleh. Hahahaha~ Lama-lama tengoklah, manusia jadi macam dalam cerita Wall-E. :D

Hari ini juga saya berkongsi kekeliruan dan kesedihan dengan seorang insan yang saya anggap dia ikhlas berkawan. Tidak pernah gagal melayan kerenah dan mendengar segala masalah saya. Tidak pernah gagal memberikan pandangan pro-con kepada saya bila saya memerlukan. Tidak pernah tidak mengambil berat tentang kehidupan saya. Terima kasih awak. Tapi belum masanya lagi...

Awak tak kenal erti kalah kan? Dan awak tak pernah nak mengalah. Sampai bila awak nak tunggu saya? Hati saya nie belum lagi terbuka untuk menerima sesiapa pun. Buktinya, saya baru memutuskan sesebuah hubungan yang saya tau saya tak nak perkara ini diambil satu langkah kehadapan di dalam sesebuah perhubungan. Komitmen belum lagi betol-betol ada dalam diri saya. Takpelah, awak doalah mungkin suatu hari nanti hati saya terbuka untuk awak. Siapa tau? Ada jodoh adalah, saya biarkan awak terbang dulu ye. Saya kagum dengan semangat awak. Thanx awak coz concern sangat pasal saya. Saya nie kejamkan? Takpe, nanti kalau kita kuar jalan-jalan lagi, saya tunaikan janji saya belanja awak ice-cream! :P

Hari ini juga saya masak Mee Kung Fu buat juadah berbuka puasa saya dan Mama. Hampir seminggu kami berpuasa bersama-sama untuk Amirul sempena dia sedang Exam Trial SPM. Buat yang terbaek adik! Chayok! Chayok! Kakak doakan adik berjaya.

Hari ini juga saya merasakan bahawasanya saya amatlah merindui adik-adik saya. Dua orang sudah masuk asrama. Baby sudah di Kelantan. Dan selepas berpindah ke Kelantan jarang-jaranglah saya akan balik kerumah bila saya menyambung pembelajaran saya. Aduhai! Saya pasti rindu mahu bergaduh dengan adik-adik saya... :(

Hari ini juga saya kena marah dengan Mama selama satu minit kerana terlepas the only one ticket KTMB left yang kami try booking online... Aduyai~ Saya tau Mama rindu adik tapi jangan lah tinggalkan saya sorang-sorang cepat sangat. Hahahaha~ Tak sampai seminit kot kena marah... kesian mama rindu adik. Saya faham. KTMB jahat lah! Saya dah booking dulu, cume terlewat beberapa saat je nak buat payment. Terpaksa amek ticket the next day. Naseb baek ada. :')

Hari ini juga merupakan hari yang pelik buat saya. Saya langsung tidak mempunyai apa-apa perasaan sedih , kecewa, kesal atau bermuram muka. Walaupun terhadap kejadian pertama tadi. Bahkan saya merasakan jalan yang saya pilih ini menyebabkan bebanan sebanyak 100kg yang ada dalam dada nie release sangat-sangat. Gembira. Kenapa ye? Saya bebas terbang? Aduh! Betol ke? Atau kenapa? Ya Allah!!! Saya pun kadang-kadang tak faham dengan diri saya. Saya tak faham sebenarnya apa yang saya nak. Tapi satu je yang saya tahu, saya pasti mahukan yang TERBAIK buat diri saya. Saya pasrah, saya redha. Bak kata orang yang tak pernah putus asa tunggu saya tu : "Kita merancang, Allah yang menentukan segala-galanya..."

Hari Ini Dalam Sejarah Peradaban Seorang Gadis Yang Meningkat Dewasa...Hari Ini

[yakeshi : saya akan pasti mencari yang terbaik buat diri saya.]
Read On 0 comments

Larian Pena

[ y a k e s h i ] [ L L B ( H o n s ) ]

DSC01128

"Aku mencintaimu kerana agama
yang ada pada dirimu,
jika kau menghilangkan agama
dalam dirimu itu,
maka hilanglah cintaku padamu.."
(Imam Nawawi)"


My Wish List

  • New Boyfriend :P
  • New Handphone(Sony)
  • Mini Cooper (White+Red)
  • Hp Pavillion Compaq Presario
  • Canon EOS

Video Bar

Loading...

Recently Project

Recently Project
Bollywood Style by Zarina